Vaksinasi Campak Terancam Gagal .Dinkes Dinilai Lalai

JAMBI – Program Nasional pemberian vaksin campak yang akan dilaksanakan Juli mendatang terancam gagal. Pasalnya, pihak Pemkot tidak menyediakan dana operasional untuk itu. Hal tersebut terungkap saat hearing antara Dinas Kesehatan Kota Jambi dengan Komisi D DPRD Kota Jambi kemarin (28/1).

Dalam hearing tersebut Dinas Kesehatan mengeluhkan tidak dianggarkan anggaran untuk kegiatan tersebut. Padahal, kegiatan tersebut merupakan program nasional yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Dan kebetulan untuk tahun ini Kota Jambi mendapatkan program tersebut. Diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Kota Jambi Sahlian Lubis, untuk kegiatan vaksinasi campak, Vaksin campak diadakan oleh Pemerintah Pusat. Sedangkan Pemkab/kota menyediakan alat suntik yang 60 persen dibiayai provinsi. Sedangkan 40 persen dibiayai Pemkab/kota. Selain itu Pemkab/kota juga harus menyediakan dana operasional petugas yang akan memberikan vaksin.

“Kegiatan diadakan bulan Juli mendatang, namun anggaran tak ada,” ungkap Sahlian Lubis dalam hearing kemarin.

Disampaikannya juga didepan anggota Komisi D, selain kegiatan tersebut diatas pada tahun 2010 ini tepatnya pada bulan Nopember mendatang akan diadakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Ini juga merupakan program nasional. Dimana untuk kegiatan tersebut anggarannya sudah ada.

Untuk mencari solusi pembiayaan kegiatan vaksinasi campak, dewan mencoba meminta tanggapan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jambi Ertati Ahmad yang juga turut hadir saat hearing. Disampaikan Ertati, saat ini anggaran sudah disampaikan ke provinsi dan bila memungkinkan digunakan anggaran Program BIAS. “Gimana kalau dipergunakan anggaran BIAS, sebab kegiatan tersebut diadakan pada bulan Nopember. Sedangkan untuk anggaran BIAS akan dianggarkan melalui APBDP 2010,” ungkap Ertati.

Namun usulan tersebut ditolak oleh pihak Dinas Kesehatan. Hal ini dikarenakan pihak Dinas Kesehatan khawatir penggunaan anggaran yang bukan pada kegiatannya.

“Nanti akan jadi temuan, kita tidak berani,” ujar Sahlian Lubis.

Untuk melaksanakan program tesebut, akhirnya pihak Dinas Kesehatan, berkesimpulan akan menggunakan anggaran lain. Sahlian Lubis,yang ditemui usai hearing optimis program tersebut tetap berjalan. “Ini program nasional, tak akan gagal, akan tetap dilaksanakan, kita gunakan anggaran lainnya,” ucap Sahlian Lubis.

Namun dalam hearing tersebut ditemukan adanya kejanggalan, mengenai ajuan anggaran untuk program vaksinasi campak. Anggota Komisi C Paul Nainggolan, menyebutkan berdasarkan surat dari Dinas Kesehatan Provinsi, untuk program vaksinasi campak, pengadaan vaksinasi dan alat suntik semuanya dari pusat.

“Ini ada surat dari Dinkes Provinsi, jadi sebenarnya untuk apa anggaran tersebut,” tukas Paul.

Paul sendiri, menjadi bertanya-tanya kalau anggaran tersebut sempat disetujui kemana arah uangnya. “Bakal kemana uangnya ya, dan bagaimana selama ini berarti ada yang tak beres,” timpal Paul

Salah seorang staf Dinas Kesehatan menyebutkan setiap ada kegiatan serupa, pihaknya selalu membeli sebanyak 40 persen alat suntik. Tidak hanya itu saja, dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang banyaknya rumah sakit swasta yang kurang di awasi oleh Dinas Kesehatan Kota Jambi.

”Dinas Kesehatan lalai dalam menjalankan tugasnya, kalau alasanya surat diterima baru bulan Oktober itu tidak bisa kita terima begitu saja alasan itu,” ujarnya.

Menurutnya, kalau surat tersebut diterima pada Oktober tetapi kini baru diterima laporan tentang RS swasta yang habis izinnya. ”Kan RS Budi Graha sudah habis saja tidak diketahui baru mau mulai buat tim lagi sekarang, semuanya terlambat, mudah-mudahan kedepan bisa lebuih baik lah harapan kota untuk dinas kesehatan,” pungkasnya.

(ika)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: